WaniPedes

Dasyatnya Surat Yusuf ayat 4 untuk pengasihan

 

Berbagi Fakta - Surat Yusuf merupakan surat Makkiyyah karena diturunkan di kota Mekah sebelum hijrah. Siapa yang membaca surat Yusuf ayat 4 ini, maka wajahnya akan berseri-seri, dan insyaallah akan selalu disegani dan dihormati oleh banyak orang.

Surat Yusuf ayat 4 ini berbunyi:

Allah Subhanahu Wa Ta'ala befirman:

اِذْ قَالَ يُوْسُفُ لِاَبِيْهِ يٰٓاَبَتِ اِنِّيْ رَاَيْتُ اَحَدَ عَشَرَ كَوْكَبًا وَّالشَّمْسَ وَالْقَمَرَ رَاَيْتُهُمْ لِيْ سٰجِدِيْنَ 
Artinya: "(Ingatlah), ketika Yusuf berkata kepada ayahnya, "Wahai Ayahku! Sungguh, aku (bermimpi) melihat sebelas bintang, matahari, dan bulan; kulihat semuanya sujud kepadaku." (QS. Yusuf 12: Ayat 4)

Latin: iż qāla yusufu li`abihi yā abati inni ra`aitu aḥada 'asyara kaukabaw wasy-syamsa wal-qamara ra`aituhum li sajidin (QS. Yusuf:4)

Jika Surat Yusuf ayat 4 ini dibacakan dan diamalkan, dipercaya akan memberikan manfaat luar biasa. Surat Yusuf Ayat 4 banyak diamalkan masyarakat yang berharap menjadi penarik rasa suka atau pengasih dan cinta baik dari lawan jenis, maupun dari atasan atau bawahan dalam dunia pekerjaan.

Baca juga: Doa Agar Suami Tidak Pelit kepada Istri dan Rezeki Menjadi Lancar

Nabi Yusuf sendiri merupakan nabi utusan Allah yang dianugerahi wajah yang sangat amat tampan. Bahkan banyak wanita pada zamannya yang kehilangan akal sehatnya setelah menatap Nabi Yusuf.

Bahkan yang rutin mengamalkan surat Yusuf ini dapat meluluhkan hati seseorang. Baik lawan jenis, atasan, bawahan bahkan orang yang tidak dikenal melihatnya akan terpesona melihatnya.

Surat Yusuf ayat 4 merupakan bagian dalam Al-Quran urutan surat ke 12 yang memiliki 111 ayat. Di Dalamnya menceritakan tentang kisah Nabi Yusuf AS.

Surat Yusuf Ayat 4 ini dikenal juga dengan Doa Nabi Yusuf untuk pengasihan. Baik para wanita maupun pria yang berharap mendapatkan jodoh, disarankan untuk membacanya.

Mereka dianjurkan membaca Surat Yusuf Ayat 4 ini sebanyak 7 kali setiap bada Shalat wajib. Selain itu ada juga surat Yusuf ayat 31 dapat diyakini sebagai doa untuk mendapatkan jodoh. 

Surat Yusuf ayat 31 ini berbunyi:

Allah Subhanahu Wa Ta'ala befirman:

فَلَمَّا سَمِعَتْ بِمَكْرِهِنَّ اَرْسَلَتْ اِلَيْهِنَّ وَاَعْتَدَتْ لَهُنَّ مُتَّكَاً وَّاٰتَتْ كُلَّ وَاحِدَةٍ مِّنْهُنَّ سِكِّيْنًا وَّقَالَتِ اخْرُجْ عَلَيْهِنَّ ۚ فَلَمَّا رَاَيْنَهٗٓ اَكْبَرْنَهٗ وَقَطَّعْنَ اَيْدِيَهُنَّۖ وَقُلْنَ حَاشَ لِلّٰهِ مَا هٰذَا بَشَرًاۗ اِنْ هٰذَآ اِلَّا مَلَكٌ كَرِيْمٌ 
"Maka ketika perempuan itu mendengar cercaan mereka, diundangnyalah perempuan-perempuan itu dan disediakannya tempat duduk bagi mereka, dan kepada masing-masing mereka diberikan sebuah pisau (untuk memotong jamuan), kemudian dia berkata (kepada Yusuf), "Keluarlah (tampakkanlah dirimu) kepada mereka." Ketika perempuan-perempuan itu melihatnya, mereka terpesona kepada (keelokan rupa)nya, dan mereka (tanpa sadar) melukai tangannya sendiri. Seraya berkata, "Mahasempurna Allah, ini bukanlah manusia. Ini benar-benar malaikat yang mulia." (QS. Yusuf 12: Ayat 31)

Latin: fa lammā sami'at bimakrihinna arsalat ilaihinna wa a'tadat lahunna muttaka aw wa atat kulla wāḥidatim min-hunna sikkinaw wa qalatikhruj 'alaihinn, fa lammā ra ainahu akbarnahu wa qaṭṭa'na aidiyahunna wa quina ḥāsya lillāhi mā hāžā basyarā, in hāžā illā malakung karim

Baca juga: Betapa Dahsyatnya Surat Al Waqiah untuk Kesuksesan Bisnis dan Karir

Tafsir

"Setelah dijelaskan bahwa di antara wahyu Al-Qur'an yang diturunkan Allah berupa kisah-kisah umat terdahulu yang belum diketahui secara jelas oleh Nabi Muhammad dan umatnya, ayat ini juga menjelaskan tentang salah satu kisah, yaitu kisah Nabi Yusuf. Allah SWT memulai kisah Nabi Yusuf dengan menceritakan perihal mimpinya. Ketika Yusuf putra Nabi Yakub berkata kepada ayahnya, "Wahai ayahku! Sungguh, aku bermimpi melihat sebelas bintang, yakni saudaranya yang berjumlah sebelas, matahari, yakni ayahnya dan bulan, yakni ibunya; kulihat semuanya sujud atau mengarahkan pandangannya dan hormat kepadaku."

Pada suatu ketika Nabi Yusuf a.s. memberitahukan kepada ayahnya Nabi Yakub bin Ishak bin Ibrahim bahwa ia bermimpi melihat sebelas bintang, matahari, dan bulan, semuanya tunduk dan sujud kepadanya. Tentu saja sujud di sini bukan dengan arti menyembah seperti yang kita kenal, tetapi hanyalah sujud dalam arti kiasan yaitu tunduk dan patuh. Sujud dengan arti tunduk dan patuh itu ada juga terdapat dalam Al-Quran, seperti firman Allah:

وَّالنَّجْمُ وَالشَّجَرُ يَسْجُدَانِ 

"dan tetumbuhan dan pepohonan, keduanya tunduk (kepada-Nya)." (QS. Ar-Rahman 55: Ayat 6)

Baca juga: Kumpulan Doa-Doa Mustajab dan cara mengamalkannya

Setelah mendengar cerita itu, Nabi Yakub a.s. menyadari bahwa mimpi anaknya bukan mimpi biasa, tetapi merupakan ilham dari Allah sebagaimana kerapkali dialami oleh para nabi. Ia yakin bahwa anaknya ini akan menghadapi urusan yang sangat penting dan setelah dewasa menjadi pemimpin dimana masyarakat akan tunduk kepadanya tidak terkecuali saudara-saudaranya dan ibu-bapaknya. Ia merasa khawatir kalau hal ini diketahui oleh saudara-saudaranya, dan tentulah mereka akan merasa iri dan dengki terhadapnya serta berusaha untuk menyingkirkan atau membinasa-kannya apalagi mereka telah merasa bahwa ayah mereka lebih banyak menumpahkan kasih sayangnya kepadanya. Tergambarlah dalam khayal Nabi Yakub bagaimana nasib anaknya bila mimpi itu diketahui oleh saudara-saudaranya, tentulah mereka dengan segala usaha dan tipu daya akan mencelakakannya.

Surat ini dinamakan surat Yusuf karena isinya mengenai riwayat Nabi Yusuf A.s. Menurut (HR. Al Baihaqi Ad Dalail) bahwa segolongan orang Yahudi masuk agama Islam sesudah mereka mendengar cerita Nabi Yusuf a.s. ini, karena sesuai dengan cerita-cerita yang mereka ketahui. Dari cerita Yusuf ini.

Pelajari Keutamaan Surat Yusuf dan Cara Mengamalkannya

Post a Comment for "Dasyatnya Surat Yusuf ayat 4 untuk pengasihan "