WaniPedes

Pentingnya Peran Orang Tua Dalam Mendidik Anak

 

Anak adalah sebuah anugerah bagi orangtua. Setiap kehadirannya akan dinanti-nantikan, bahkan diusahakan semaksimal mungkin jika tak kunjung mempunyai anak. Pasangan muda akan cenderung kebingungan dan galau ketika mengetahui diri mereka belum juga dikaruniai anak. Berbagai pertanyaan dan bahkan cemooh akan mereka terima.
Namun di luar kondisi itu, ada pula orangtua yang berusaha menelantarkan anaknya. Beberapa sebab biasanya yaitu ketidaksiapan mempunyai anak, faktor ekonomi, dan tidak ada pasangan yang bersedia menanggung beban bersama. Bagaimanapun, anak manusia lahir dalam kondisi yang fitrah. Menelantarkannya hanya akan membuat keburukan bagi orangtuanya.

Rasulullah saw. bersabda:

Seseorang dikatakan telah cukup berbuat dosa apabila menelantarkan orang-orang yang menjadi tanggungannya. (H.R. Abu Daud dan Nasa'i)

Berkenaan dengan itu, sebagai anugerah, anak juga merupakan cobaan bagi orangtuanya. Sebagaimana pada poin sebelumnya, pernah disebutkan bahwa istri dan anak-anak dapat menjadi musuh untuk kepala keluarga. Begitu pula dengan harta dan anak-anak, Allah Swt. memperingatkan hal ini pada firman-Nya:

Dan ketahuilah, bahwa hartamu dan anak-anakmu itu hanyalah sebagai cobaan dan sesungguhnya di sisi Allah-lah pahala yang besar. (QS. Al-Anfal [8]: 28)

Ayat di atas memberikan penjelasan kepada kita, bahwa karena keduanya merupakan cobaan, maka orangtua harus pandai-pandai menjaganya. Sebab, keduanya bisa menjadi berkah, juga bisa menjadi petaka. Sementara itu, anak merupakan investasi terbesar bagi orangtua jika bisa mendidiknya dengan benar.


Semua orang tua pasti ingin anaknya menjadi seorang anak yang Sholeh dan Sholehah, oleh sebab itu sebagai orang tua harus sabar mendidik anaknya.

Rasulullah saw. bersabda:

Jika seseorang meninggal dunia, maka terputuslah amalannya, kecuali tiga perkara yaitu sedekah jariah, ilmu yang dimanfaatkan, atau doa anak yang saleh. (HR. Muslim no. 1631)

Pilihan selanjutnya berada di tangan kita, apakah kita akan memberikan makan yang baik, pendidikan yang layak, pakaian yang bagus sesuai kemampuan kita masing-masing, atau justru akan membiarkannya begitu saja.

Jika kita tidak mendidiknya dengan baik, bisa dikatakan kita telah menelantarkan anak dan tidak menjadikannya sebagai investasi terbesar dalam hidup. Menelantarkan anak hanya akan menambah dosa kita dan menutup pintu rezeki.

Bagaimana tidak, anak adalah titipan Allah Swt. dan jika kita menjaga titipan itu dengan baik, tentu saja penitipnya akan memberikan apa yang diinginkan. Namun apabila menelantarkannya, kita hanya akan mendapatkan kemarahan dan murkanya.

Kondisi yang demikian ini juga sama, apabila kita terlalu sayang pada anak dan harta kita. Jangan sampai keduanya dapat melalaikan kita dari beribadah kepada Allah Swt.. Karena orang yang demikian adalah orang-orang yang rugi, sebagaiaman firman Allah dalam Alquran.


Hai orang-orang beriman, janganlah hartamu dan anak-anakmu melalaikan kamu dari mengingat Allah. Barang siapa yang berbuat demikian, maka mereka itulah orang-orang yang merugi. (QS. Al-Munafiqun [63]: 9)

Anak adalah darah daging, anak adalah pewaris, anak adalah cermin, anak adalah wadah rezeki, anak adalah diri kita sendiri. Menelantarkan anak adalah upaya menghalangi semua itu. Menghalangi anak sebagai darah daging sendiri, sebagai pewaris, sebagai cermin, sebagai wadah rezeki, dan untuk menjadi diri kita.

 Sebagai seorang anak, tumbuh besar dengan nilai-nilai yang baik dan prinsip yang benar sangat penting untuk masa depannya. Pendidikan bukan hanya tentang akademis tetapi juga tentang pembentukan karakter dan kepribadian anak. Peran orang tua sangat penting dalam mendidik anak, karena mereka adalah figur utama dalam kehidupan anak dan memberikan pengaruh yang sangat besar pada pola pikir, sikap, dan perilaku anak.

Salah satu tugas utama orang tua adalah membantu anak dalam membentuk karakter yang baik dan mengajarkan nilai-nilai yang benar. Dengan menjadi teladan yang baik, orang tua dapat membantu anak untuk mengembangkan sikap positif dan prinsip yang benar dalam hidupnya. Contohnya, orang tua yang rajin bekerja keras dan jujur dapat mengajarkan nilai-nilai kerja keras dan kejujuran pada anak.

Orang tua juga dapat membantu anak dalam membentuk sikap yang baik dengan memberikan perhatian, kasih sayang, dan dukungan. Dalam masa-masa sulit seperti ketika anak merasa cemas atau kecewa, orang tua harus dapat memberikan dukungan dan motivasi untuk membantu anak mengatasi rasa tidak nyaman tersebut. Dalam keadaan seperti itu, kehadiran orang tua dan kepedulian mereka dapat memberikan dampak positif yang sangat besar pada anak.

Pendidikan agama dan moral juga sangat penting bagi anak. Orang tua dapat membantu anak memahami dan mengembangkan keyakinan agama atau moral yang baik dengan memberikan panduan, contoh, dan dukungan. Selain itu, orang tua juga dapat membantu anak memahami perbedaan budaya dan nilai, dan belajar untuk menghormati perbedaan tersebut.

Mendidik anak juga bukan hanya tentang memberikan pelajaran-pelajaran langsung, tetapi juga tentang memberikan kesempatan pada anak untuk belajar dari kesalahan. Orang tua harus memperbolehkan anak untuk melakukan kesalahan dan belajar dari pengalaman tersebut. Dengan cara ini, anak dapat belajar untuk memahami konsekuensi dari tindakan mereka dan bertanggung jawab atas tindakan tersebut.

Orang tua juga harus membantu anak untuk memahami nilai-nilai sosial dan budaya. Anak harus diberi pengertian tentang pentingnya kebersamaan dan solidaritas dalam masyarakat, serta bagaimana berkontribusi pada masyarakat dengan cara yang positif. Orang tua dapat membantu anak memahami bahwa keberhasilan dalam hidup tidak hanya tentang meraih kesuksesan pribadi, tetapi juga tentang memberikan manfaat bagi orang lain.

Dalam kesimpulannya, peran orang tua sangat penting dalam mendidik anak. Orang tua dapat membantu anak dalam membentuk karakter dan kepribadian yang baik, mengajarkan nilai-nilai yang benar, memberikan perhatian dan dukungan, membantu anak untuk memahami nilai-nilai agama dan moral, memperbolehkan anak untuk belajar dari kesalahan, dan membantu anak untuk memahami nilai-nilai sosial dan budaya. Dengan bantuan orang tua, anak dapat tumbuh menjadi pribadi yang bertanggung jawab, beretika, dan bermanfaat bagi masyarakat.


Post a Comment for "Pentingnya Peran Orang Tua Dalam Mendidik Anak"