Keutamaan Surat at-Taubah dan Cara Mengamalkannya

 KEUTAMAAN SURAT AT-TAUBAH

keutamaan surat at-Taubah

Berbagi Fakta - Surah At-Taubah (pengampunan) adalah surah ke-9 dalam al-Qur'an. Surat ini tergolong surah Madaniyah yang terdiri dari 129 ayat. Dinamakan At-Taubah yang berarti "Pengampunan" karena kata At-Taubah berulang kali disebut dalam surah ini.

Berbeda dengan surah-surah yang lainnya karena pada permulaan surat ini tidak terdapat ucapan basmalah, karena surat ini adalah pernyataan perang dengan arti bahwa segenap kaum muslimin dikerahkan untuk memerangi seluruh kaum musyrikin, sedangkan basmalah bernapaskan perdamaian dan cinta kasih Allah.

Sebagai sebuah mukjizat yang diturunkan kepada Nabi Muhammad Saw, Al-Qur'an tentu saja memiliki banyak sekali keutamaannya. Hingga saat ini banyak sekali keutamaan Al-Qur'an yang masih menjadi rahasia ilahi. Karena itu, banyak ulama yang mencoba mengungkap rahasia keutamaan di balik surat Al Qur'an, bahkan disetiap ayat yang ada dalam Alquran. Berikut ini adalah Fadilah, Keutamaan dan cara mengamalkannya:

Adapun Isi kandungan dari surat At-Taubah adalah sebagai berikut:

  • Umat Islam memiliki kewajiban untuk menginfakkan sebagian rizki yang didapat. Di mana rizki tersebut adalah bagian dari anugerah yang telah diberikan Allah SWT.
  • Menjelaskan tentang kisah Nabi Muhammad saw dan Abu Bakar Shidiq yang sembunyi di gua Tsur saat melakukan hijrah dari Makkah ke Madinah. Kemudian terdapat kisah tentang perang Hunain, lalu perang Tabuk yang dilakukan oleh kaum Muslimin demi tegaknya agama tauhid.
  • Memberikan keyakinan kepada orang yang beriman bahwa Allah SWT selalu ada dan melindung serta memberikan anugerah kepada umat-Nya yang patuh akan perintah Allah SWT dan menjauhi larangan-Nya.
  • Menjelaskan tentang sifat serta tingkatan derajat kaum muslimin di sisi Allah SWT.

Baca juga: Rahasia Keutamaan Surat Âli'Imrân dan Cara Mengamalkannya

Adapun keutamaan dari surat At-Taubah adalah sebagai berikut:

  • Barang siapa membaca ayat ini satu kali setelah sholat Subuh maka Allah SWT akan menjaga hatinya.
  • Barang siapa membaca surat at-taubah ini satu kali setelah sholat Dhuhur maka Allah akan menghidupkan dan menetapkan hatinya (dalam keimanan) di dunia maupun di akhirat.
  • Barang siapa membaca surat at-taubah satu kali setelah sholat 'Ashar maka dia tidak akan mati seperti matinya orang kaget.
  • Barang siapa membaca surat at-taubah sebanyak satu kali setiap akan tidur maka Allah akan menjaganya sampai pagi dan tidak akan ada yang dapat mencelakainya selamanya.
  • Barang siapa membaca surat at-taubah satu kali setelah sholat Maghrib maka dia akan diberi istiqomah (dalam beribadah) oleh Allah SWT.
  • Barang siapa membaca surat at-taubah satu kali setelah sholat 'Isya maka Allah akan menjaga dirinya dari penguasa yang zalim.
  • Barang siapa membaca surat at-taubah satu kali setelah sholat Witir maka Allah akan mencukupi perkara rizkinya dan ketakutannya terhadap Makhluk.
  • Barang siapa membaca surat at-taubah sebanyak lima ratus kali pada malam Nishfu Sya'ban maka ia tidak akan ditanya oleh Malaikat Munkar Nakir.
  • Barang siapa membaca surat at-taubah dengan meletakkan tangannya di kepala maka Allah SWT akan menjaga orang itu dari Pencuri dan orang yang jahat.
  • Barang siapa membaca surat at-taubah sebanyak 7 kali setelah sholat idul Fitri maka Allah akan menjaganya atau menjauhkannya dari bencana sepanjang tahun.
  • Barang siapa membaca surat at-taubah sebanyak dua puluh delapan kali setelah sholat Istisqo maka Allah akan mengabulkan doa doanya.
  • Barang siapa membaca surat at-taubah sebanyak 21 kali setelah sholat idul Adha maka Allah akan menjauhkannya dari kebutaan sepanjang tahun.
  • Barang siapa membaca surat at-taubah sebanyak tiga kali ketika matahari terbit dan ketika matahari terbenam maka Allah SWT akan menjauhkannya dari buruknya ilmu.
  • Barang siapa selalu membaca surat at-taubah selama empat puluh tahun maka hilanglah hijab antara dia dan baginda Nabi SAW, dan memperoleh derajat sebagaimana yang diperoleh para shiddiiqiin.
  • Barang siapa membaca surat at-taubah sebanyak 66 kali setelah sholat gerhana matahari maka Allah akan menyembuhkannya dari segala penyakit yang ada di tubuhnya.
  • Barang siapa membaca surat at-taubah sebanyak tiga ratus enam puluh kali pada hari 'Arafah maka Allah akan menuntunnya dan mencukupinya dari kesusahan dunia akhirat.
  • Barang siapa memperbanyak membaca surat at-taubah tanpa dihitung, baik ketika berjalan maupun duduk makan bertambah tambah kebaikannya, dicintai baginda Nabi SAW, dapat melihat baginda Nabi SAW setiap saat.
  • Barang siapa membaca surat at-taubah sebanyak tujuh puluh ribu kali ketika kholwat maka akan mendapat khodam malaikat dan jin mukmin selama hidupnya, diterima dihati semua makhluk,  semua akan tunduk kepadanya, disembuhkan segala penyakitnya, dan diberi kemudahan segala urusannya.
  • Barang siapa membaca surat at-taubah sebanyak sebelas kali ketika mimpi buruk maka Allah SWT akan menjaganya diwaktu tidur.
  • Barang siapa membaca surat at-taubah sebanyak satu kali pada pagi dan sore hari maka Allah akan menjaganya dari segala mara bahaya dan tidak akan ada yang dapat mencelakainya selamanya.

  • Barang siapa membaca surat at-taubah untuk seseorang maka Allah SWT akan menjaga orang itu dari segala keburukan yang ada.
  • Barang siapa membaca surat at-taubah sebanyak sekali selama empat puluh hari kepada orang hamil maka akan dijaga ibu dan kandungannya, dan setelah lahir akan menjadi anak yang sholih atau Sholihah.
  • Barang siapa membaca surat at-taubah sebanyak satu kali setelah sholat fajar maka dia tidak akan mati kecuali sehingga melihat tempatnya di surga atau dia melihat surga.
  • Barang siapa membacanya untuk kafilah atau perahu / kapal laut maka Allah akan menjaganya.
  • Barang siapa membaca surat at-taubah sebanyak satu kali setelah sholat Istikharah maka akan senantiasa dibantu oleh para Malaikat.
  • Barang siapa membaca surat at-taubah di tengah peperangan maka musuh akan lari dan diberi kemenangan dan keselamatan.
  • Barang siapa membaca surat at-taubah sebanyak enam puluh enam kali kepada api yang berkobar maka api tersebut akan padam dengan idzin Allah SWT.
  • Barang siapa membaca surat at-taubah sebanyak satu kali setelah sholat Sunnah maka Allah Swt akan memberinya Rezeki kepadanya bisa merasakan manisnya iman.
  • Barang siapa membaca surat at-taubah untuk rumah, atau kebun, atau desa, atau kota, atau benteng maka Allah akan menjaga semuanya.
  • Barang siapa membaca surat at-taubah sebanyak tujuh puluh tujuh kali setelah Sholat Jum'at maka Allah Swt akan menjaganya dari makan-makanan yang haram.
  • Barang siapa bersholawat dan membaca surat at-taubah sebanyak tiga puluh ribu kali dengan meletakkan tangannya di dada maka dia tidak akan sakit selamanya, tidak akan kelihatan penglihatannya, tidak akan ada yang bisa mengganggunya baik itu ahli dhohir maupun ahli batin.
  • Barang siapa membaca surat at-taubah sebanyak seratus sebelas kali kepada orang yang menangis atau bersedih maka ia akan tenang dan tidak merasa bersedih lagi selama dia membacanya.
  • Barang siapa membaca surat at-taubah sebanyak enam puluh enam kali kepada orang yang terkena bisa binatang insyaallah dengan izin Allah Swt akan segera sembuh.
  • Barang siapa membaca surat at-taubah sebanyak tiga kali pada sore hari ketika hari Jum'at maka Allah SWT akan menjaganya dari sihir dan binatang berbisa.
  • Barang siapa membaca surat at-taubah sebanyak seratus kali untuk orang sakit dengan niat yang sungguh-sungguh dan Istikomah insyaallah akan segera sembuh.
  • Apabila seorang musafir meletakkan tangannya di kepala lalu membaca surat at-taubah maka Allah SWT akan menjaganya dari segala macam keburukan sampai dia pulang dan dijauhkan dari segala macam penyakit.
  • Barang siapa membaca surat at-taubah untuk harta benda maka Allah SWT akan menjaga harta tersebut.
  • Barang siapa membaca surat at-taubah siang dan malam walaupun hanya sekali maka dia tidak akan mati selagi dia tetap membacanya.
  • Barang siapa membaca surat at-taubah sebanyak seribu kali pada hari 'Asyura maka akan dilayani oleh para Malaikat dan Allah SWT akan memberi rezeki baginya dari segala arah.

Mendapatkan Keutamaan yang Besar

Dalam kitab al-Khasha`ish al-Kafiyah dijelaskan, orang yang mau mengamalkan dua surat terakhir dalam surat at-Taubah setelah shalat fardu sebanyak 7 kali, maka:

  1. Allah akan memberikan kekuatan lahir dan batin.
  2. Allah akan memberi kemuliaan di mata masyarakat.
  3. Allah akan memberi kelapangan rezeki.
  4. Allah akan memberi kebebasan bagi orang yang dipenjara (harus dibaca setiap ba'da shalat fardu sebanyak 40 kali).
  5. Allah akan memberi jalan keluar bagi orang yang mempunyai utang dan kesulitan membayarnya.

Berikut ayat yang dimaksud:

Allah Subhanahu Wa Ta'ala befirman:

لَقَدْ جَاۤءَكُمْ رَسُوْلٌ مِّنْ اَنْفُسِكُمْ عَزِيْزٌ عَلَيْهِ مَا عَنِتُّمْ حَرِيْصٌ عَلَيْكُمْ بِالْمُؤْمِنِيْنَ رَءُوْفٌ رَّحِيْمٌ 

" Sungguh, telah datang kepadamu seorang Rasul dari kaummu sendiri, berat terasa olehnya penderitaan yang kamu alami, (dia) sangat menginginkan (keimanan dan keselamatan) bagimu, penyantun dan penyayang terhadap orang-orang yang beriman." (QS. At-Taubah 9: Ayat 128)

فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُلْ حَسْبِيَ اللّٰهُ لَآ اِلٰهَ اِلَّا هُوَ ۗ عَلَيْهِ تَوَكَّلْتُ وَهُوَ رَبُّ الْعَرْشِ الْعَظِيْمِ ࣖ 

" Maka jika mereka berpaling (dari keimanan), maka katakanlah (Muhammad), "Cukuplah Allah bagiku; tidak ada Tuhan selain Dia. Hanya kepada-Nya aku bertawakal, dan Dia adalah Tuhan yang memiliki ‘Arsy (singgasana) yang agung." (QS. At-Taubah 9: Ayat 129)

Mendapatkan Rahasia Spiritual dari Allah

Salah satu keutamaan mengamalkan surat at-Taubah adalah mendapatkan rahasia spiritual yang tidak dapat diungkapkan dengan kata-kata. Adapun cara pengamalannya adalah dengan membaca dua surat terakhir dari surat at-Taubah sebanyak 41 kali setiap tengah malam selama minimal 40 hari.

Berikut ayat yang dimaksud:

Allah Subhanahu Wa Ta'ala befirman:

لَقَدْ جَاۤءَكُمْ رَسُوْلٌ مِّنْ اَنْفُسِكُمْ عَزِيْزٌ عَلَيْهِ مَا عَنِتُّمْ حَرِيْصٌ عَلَيْكُمْ بِالْمُؤْمِنِيْنَ رَءُوْفٌ رَّحِيْمٌ 

" Sungguh, telah datang kepadamu seorang Rasul dari kaummu sendiri, berat terasa olehnya penderitaan yang kamu alami, (dia) sangat menginginkan (keimanan dan keselamatan) bagimu, penyantun dan penyayang terhadap orang-orang yang beriman." (QS. At-Taubah 9: Ayat 128)

فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُلْ حَسْبِيَ اللّٰهُ لَآ اِلٰهَ اِلَّا هُوَ ۗ عَلَيْهِ تَوَكَّلْتُ وَهُوَ رَبُّ الْعَرْشِ الْعَظِيْمِ ࣖ 

" Maka jika mereka berpaling (dari keimanan), maka katakanlah (Muhammad), "Cukuplah Allah bagiku; tidak ada Tuhan selain Dia. Hanya kepada-Nya aku bertawakal, dan Dia adalah Tuhan yang memiliki ‘Arsy (singgasana) yang agung." (QS. At-Taubah 9: Ayat 129)

Mendapatkan Kekuatan, Kemuliaan, Pertolongan, dan Kemudahan dalam Setiap Urusan

Salah satu keutamaan mengamalkan surat at-Taubah adalah akan dianugerahi kekuatan, kemuliaan, dan pertolongan oleh Allah. Selain itu akan dimudahkan dalam menjalani setiap urusan baik urusan duniawi maupun ukhrawi, seperti urusan rezeki yang semula sempit menjadi mudah dan lapang, kemudahaan membayar utang, dan lain-lain. Adapun cara pengamalannya dengan membaca dua ayat terakhir dari surat at-Taubah sebanyak 7 kali setiap selesai melaksanakan shalat fardu. Demikian dijelaskan dalam beberapa kitab seperti kitab Khazinatul Asrar.

Allah Subhanahu Wa Ta'ala befirman:

لَقَدْ جَاۤءَكُمْ رَسُوْلٌ مِّنْ اَنْفُسِكُمْ عَزِيْزٌ عَلَيْهِ مَا عَنِتُّمْ حَرِيْصٌ عَلَيْكُمْ بِالْمُؤْمِنِيْنَ رَءُوْفٌ رَّحِيْمٌ 

" Sungguh, telah datang kepadamu seorang Rasul dari kaummu sendiri, berat terasa olehnya penderitaan yang kamu alami, (dia) sangat menginginkan (keimanan dan keselamatan) bagimu, penyantun dan penyayang terhadap orang-orang yang beriman." (QS. At-Taubah 9: Ayat 128)

فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُلْ حَسْبِيَ اللّٰهُ لَآ اِلٰهَ اِلَّا هُوَ ۗ عَلَيْهِ تَوَكَّلْتُ وَهُوَ رَبُّ الْعَرْشِ الْعَظِيْمِ ࣖ 

" Maka jika mereka berpaling (dari keimanan), maka katakanlah (Muhammad), "Cukuplah Allah bagiku; tidak ada Tuhan selain Dia. Hanya kepada-Nya aku bertawakal, dan Dia adalah Tuhan yang memiliki ‘Arsy (singgasana) yang agung." (QS. At-Taubah 9: Ayat 129)

Agar Segera Keluar dari Penjara

Apabila Anda dizalimi oleh seseorang sehingga Anda masuk penjara, maka ada baiknya mengamalkan surat at-Taubah agar Anda segera mendapatkan kebebasan, lepas dari masalah, dan diganti oleh Allah dengan kemuliaan dan keberkahan. Dalam kitab Khazinatul Asrar dijelaskan caranya, yaitu dengan membaca dua ayat terakhir dari surat at-Taubah sebanyak 41 kali secara istikamah. Insyaallah pertolongan Allah akan segera datang.

"...Atau untuk orang yang dipenjara, maka kontinukan membaca surat terakhir dari surat at-Taubah sebanyak 41 kali. Orang yang dipenjara itu akan keluar dari penjaranya dengan kehalusan, kemuliaan, dan keberkahan dua ayat terakhir yang agung tersebut..." (Dikutip dari kitab Khazinatul Asrar)

Allah Subhanahu Wa Ta'ala befirman:

لَقَدْ جَاۤءَكُمْ رَسُوْلٌ مِّنْ اَنْفُسِكُمْ عَزِيْزٌ عَلَيْهِ مَا عَنِتُّمْ حَرِيْصٌ عَلَيْكُمْ بِالْمُؤْمِنِيْنَ رَءُوْفٌ رَّحِيْمٌ 

" Sungguh, telah datang kepadamu seorang Rasul dari kaummu sendiri, berat terasa olehnya penderitaan yang kamu alami, (dia) sangat menginginkan (keimanan dan keselamatan) bagimu, penyantun dan penyayang terhadap orang-orang yang beriman." (QS. At-Taubah 9: Ayat 128)

فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُلْ حَسْبِيَ اللّٰهُ لَآ اِلٰهَ اِلَّا هُوَ ۗ عَلَيْهِ تَوَكَّلْتُ وَهُوَ رَبُّ الْعَرْشِ الْعَظِيْمِ ࣖ 

" Maka jika mereka berpaling (dari keimanan), maka katakanlah (Muhammad), "Cukuplah Allah bagiku; tidak ada Tuhan selain Dia. Hanya kepada-Nya aku bertawakal, dan Dia adalah Tuhan yang memiliki ‘Arsy (singgasana) yang agung." (QS. At-Taubah 9: Ayat 129)

Mendapatkan kesempatan Melihat Nabi (Baik dalam Mimpi maupun Secara Nyata)

Melihat Rasulullah dalam mimpi maupun dalam pandangan nyata di akhirat kelak tentu merupakan dambaan setiap hamba. Sebab itu adalah karunia agung dan orang yang mendapatkannya akan mendapat syafaat Rasulullah saw.

Baca juga: Dasyatnya Surat Yusuf ayat 4 untuk pengasihan

Karena itu, barang siapa berkeinginan mendapatkan karunia agung tersebut maka caranya adalah mengistikamahkan membaca dua ayat terakhir dari surat at-Taubah setiap hari sebanyak 41 kali. Dalam kitab Khawasul Quran disebutkan bahwa "Barang siapa istikamah membaca dua ayat terakhir surat at-Taubah sebanyak 41 kali maka Allah akan memperlihatkan rahasia-rahasia-Nya yang ajaib dan (mendapatkan karunia) melihat Rasulullah saw."

Allah Subhanahu Wa Ta'ala befirman:

لَقَدْ جَاۤءَكُمْ رَسُوْلٌ مِّنْ اَنْفُسِكُمْ عَزِيْزٌ عَلَيْهِ مَا عَنِتُّمْ حَرِيْصٌ عَلَيْكُمْ بِالْمُؤْمِنِيْنَ رَءُوْفٌ رَّحِيْمٌ 

" Sungguh, telah datang kepadamu seorang Rasul dari kaummu sendiri, berat terasa olehnya penderitaan yang kamu alami, (dia) sangat menginginkan (keimanan dan keselamatan) bagimu, penyantun dan penyayang terhadap orang-orang yang beriman." (QS. At-Taubah 9: Ayat 128)

فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُلْ حَسْبِيَ اللّٰهُ لَآ اِلٰهَ اِلَّا هُوَ ۗ عَلَيْهِ تَوَكَّلْتُ وَهُوَ رَبُّ الْعَرْشِ الْعَظِيْمِ ࣖ 

" Maka jika mereka berpaling (dari keimanan), maka katakanlah (Muhammad), "Cukuplah Allah bagiku; tidak ada Tuhan selain Dia. Hanya kepada-Nya aku bertawakal, dan Dia adalah Tuhan yang memiliki ‘Arsy (singgasana) yang agung." (QS. At-Taubah 9: Ayat 129)

Tidak Akan Mati di Hari Surat at-Taubah Diamalkan

Ada sebuah kisah yang tertulis dalam kitab Khawash al-Qur`an tentang seseorang yang senantiasa mengamalkan dua ayat terakhir dari surat at-Taubah selama 120 tahun tanpa putus, dan ia tetap mendapatkan rezeki berupa kehidupan oleh Allah. Hingga pada suatu ketika, takdir Allah untuk memanggil orang tersebut keharibaan-Nya datang, dalam mimpinya ia didatangi oleh Rasulullah dan beliau bertanya kepadanya, “Apa sesungguhnya yang menyebabkan engkau lari dari kami?"

Orang itu kemudian terbangun dan atas izin Allah tidak lagi mengamalkan dua ayat terakhir dari surat at-Taubah tersebut. Tak lama kemudian, ia pun meninggal dunia.

Baca juga: Rahasia Keutamaan Surat Al-Fatihah dan Cara Mengamalkannya

Kisah di atas menjelaskan bahwa dengan berkah dan perantara dua ayat terakhir dari surat at-Taubah, maka sang pengamal tidak akan mati di hari itu. Apabila ia mengamalkan di suatu hari, maka ia tidak akan mati di hari itu. Hal ini juga dikuatkan oleh sebuah riwayat yang mengatakan, "Dari Nabi saw. sesungguhnya beliau bersabda, 'Barang siapa membaca dua ayat terakhir dari surat at-Taubah maka tidak akan mati di hari itu."

Allah Subhanahu Wa Ta'ala befirman:

لَقَدْ جَاۤءَكُمْ رَسُوْلٌ مِّنْ اَنْفُسِكُمْ عَزِيْزٌ عَلَيْهِ مَا عَنِتُّمْ حَرِيْصٌ عَلَيْكُمْ بِالْمُؤْمِنِيْنَ رَءُوْفٌ رَّحِيْمٌ 

" Sungguh, telah datang kepadamu seorang Rasul dari kaummu sendiri, berat terasa olehnya penderitaan yang kamu alami, (dia) sangat menginginkan (keimanan dan keselamatan) bagimu, penyantun dan penyayang terhadap orang-orang yang beriman." (QS. At-Taubah 9: Ayat 128)

فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُلْ حَسْبِيَ اللّٰهُ لَآ اِلٰهَ اِلَّا هُوَ ۗ عَلَيْهِ تَوَكَّلْتُ وَهُوَ رَبُّ الْعَرْشِ الْعَظِيْمِ ࣖ 

" Maka jika mereka berpaling (dari keimanan), maka katakanlah (Muhammad), "Cukuplah Allah bagiku; tidak ada Tuhan selain Dia. Hanya kepada-Nya aku bertawakal, dan Dia adalah Tuhan yang memiliki ‘Arsy (singgasana) yang agung." (QS. At-Taubah 9: Ayat 129)

Agar Tercapai Cita-Cita di Dunia dan Akhirat

Salah satu keutamaan mengamalkan surat at-Taubah adalah untuk mendapatkan apa yang dicita-citakan dari urusan dunia maupun akhirat. Caranya dengan membaca ayat terakhir dari surat at-Taubah berikut sebanyak 7 kali setiap hari:

Allah Subhanahu Wa Ta'ala befirman:

فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُلْ حَسْبِيَ اللّٰهُ لَآ اِلٰهَ اِلَّا هُوَ ۗ عَلَيْهِ تَوَكَّلْتُ وَهُوَ رَبُّ الْعَرْشِ الْعَظِيْمِ ࣖ 

" Maka jika mereka berpaling (dari keimanan), maka katakanlah (Muhammad), "Cukuplah Allah bagiku; tidak ada Tuhan selain Dia. Hanya kepada-Nya aku bertawakal, dan Dia adalah Tuhan yang memiliki ‘Arsy (singgasana) yang agung." (QS. At-Taubah 9: Ayat 129)

Untuk Menjaga Iman

Salah satu keutamaan mengamalkan akhir surat at-Taubah adalah untuk menjaga keimanan kepada Allah. Dalam kitab Mujarrabat ad-Dairabi al-Kabir dijelaskan cara mengamalkannya adalah sebagai berikut ini:

1. Bacalah penggalan terakhir dari surat at-Taubah sebanyak 3 kali, bacaannya seperti berikut ini:

Allah Subhanahu Wa Ta'ala befirman:

 حَسْبِيَ اللّٰهُ لَآ اِلٰهَ اِلَّا هُوَ ۗ عَلَيْهِ تَوَكَّلْتُ وَهُوَ رَبُّ الْعَرْشِ الْعَظِيْمِ

"Cukuplah Allah bagiku; tidak ada Tuhan selain Dia. Hanya kepada-Nya aku bertawakal, dan Dia adalah Tuhan yang memiliki ‘Arsy (singgasana) yang agung." (QS. At-Taubah 9: Ayat 129)

2. Bacalah bacaan berikut ini 3 kali:

بسم الله الذي لا يضر مع اسمه شيء في الأرض ولا

في السماء و هو السميع العليم

3. Selanjutnya, Lanjutkan membaca surat Al-Ikhlas, surat Al-Falaq, dan surat An-Nas, masing-masing baca sebanyak 3 kali.

Waktu membacanya di pagi hari atau sore hari. Insyaallah apabila amalan ini dilakukan, maka keimanan kita akan senantiasa terjaga.

Baca juga: Mengenal sumber doa dalam Islam

Amalan Agar Terlindung dari Bahaya

Amalan Surah at-Taubah Ayat ke-51 untuk tujuan ini harus dikolaborasikan pengamalannya dengan ayat-ayat lain dari surah lainnya. Adapun cara mengamalkannya adalah seperti berikut ini:

Bacalah Sūrat-surat di bawah ini setiap hari secara istiqamah dengan niat memohon perlindungan kepada Allah SWT agar terlindung dari bahaya.

Surat at-Taubah ayat 51

Allah Subhanahu Wa Ta'ala befirman:

قُلْ لَّنْ يُّصِيْبَنَآ اِلَّا مَا كَتَبَ اللّٰهُ لَنَاۚ هُوَ مَوْلٰىنَا وَعَلَى اللّٰهِ فَلْيَتَوَكَّلِ الْمُؤْمِنُوْنَ 

"Katakanlah (Muhammad), "Tidak akan menimpa kami melainkan apa yang telah ditetapkan Allah bagi kami. Dialah pelindung kami, dan hanya kepada Allah bertawakallah orang-orang yang beriman." (QS. At-Taubah 9: Ayat 51)

Surat Yunus ayat 107

Allah Subhanahu Wa Ta'ala befirman:

وَاِنْ يَّمْسَسْكَ اللّٰهُ بِضُرٍّ فَلَا كَاشِفَ لَهٗ ٓاِلَّا هُوَ ۚوَاِنْ يُّرِدْكَ بِخَيْرٍ فَلَا رَاۤدَّ لِفَضْلِهٖۗ يُصِيْبُ بِهٖ مَنْ يَّشَاۤءُ مِنْ عِبَادِهٖ ۗوَهُوَ الْغَفُوْرُ الرَّحِيْمُ 

"Dan jika Allah menimpakan suatu bencana kepadamu, maka tidak ada yang dapat menghilangkannya kecuali Dia. Dan jika Allah menghendaki kebaikan bagi kamu, maka tidak ada yang dapat menolak karunia-Nya. Dia memberikan kebaikan kepada siapa saja yang Dia kehendaki di antara hamba-hamba-Nya. Dia Maha Pengampun, Maha Penyayang." (QS. Yunus 10: Ayat 107)

Baca juga: Keutamaan Surat Yunus dan Cara Mengamalkannya

Surat Hud ayat 6

Allah Subhanahu Wa Ta'ala befirman:

۞ وَمَا مِنْ دَاۤبَّةٍ فِى الْاَرْضِ اِلَّا عَلَى اللّٰهِ رِزْقُهَا وَيَعْلَمُ مُسْتَقَرَّهَا وَمُسْتَوْدَعَهَا ۗ كُلٌّ فِيْ كِتٰبٍ مُّبِيْنٍ 

"Dan tidak satu pun makhluk bergerak (bernyawa) di bumi melainkan semuanya dijamin Allah rezekinya. Dia mengetahui tempat kediamannya dan tempat penyimpanannya. Semua (tertulis) dalam Kitab yang nyata (Lauh Mahfuz)." (QS. Hud 11: Ayat 6)

Pelajari Keutamaan Surat HUD dan Cara Mengamalkannya

Surat Hud ayat 56

Allah Subhanahu Wa Ta'ala befirman:

اِنِّيْ تَوَكَّلْتُ عَلَى اللّٰهِ رَبِّيْ وَرَبِّكُمْ ۗمَا مِنْ دَاۤبَّةٍ اِلَّا هُوَ اٰخِذٌۢ بِنَاصِيَتِهَا ۗاِنَّ رَبِّيْ عَلٰى صِرَاطٍ مُّسْتَقِيْمٍ 

"Sesungguhnya aku bertawakal kepada Allah Tuhanku dan Tuhanmu. Tidak satu pun makhluk bergerak (bernyawa) melainkan Dialah yang memegang ubun-ubunnya (menguasainya). Sungguh, Tuhanku di jalan yang lurus (adil)." (QS. Hud 11: Ayat 56)

Surat al-Ankabut ayat 60

Allah Subhanahu Wa Ta'ala befirman:

وَكَاَيِّنْ مِّنْ دَاۤبَّةٍ لَّا تَحْمِلُ رِزْقَهَاۖ اللّٰهُ يَرْزُقُهَا وَاِيَّاكُمْ وَهُوَ السَّمِيْعُ الْعَلِيْمُ 

"Dan berapa banyak makhluk bergerak yang bernyawa yang tidak (dapat) membawa (mengurus) rezekinya sendiri. Allah-lah yang memberi rezeki kepadanya dan kepadamu. Dia Maha Mendengar, Maha Mengetahui." (QS. Al-'Ankabut 29: Ayat 60)

Surat Fatir ayat 2

Allah Subhanahu Wa Ta'ala befirman:

مَا يَفْتَحِ اللّٰهُ لِلنَّاسِ مِنْ رَّحْمَةٍ فَلَا مُمْسِكَ لَهَا ۚوَمَا يُمْسِكْۙ فَلَا مُرْسِلَ لَهٗ مِنْۢ بَعْدِهٖۗ وَهُوَ الْعَزِيْزُ الْحَكِيْمُ 

"Apa saja di antara rahmat Allah yang dianugerahkan kepada manusia, maka tidak ada yang dapat menahannya; dan apa saja yang ditahan-Nya maka tidak ada yang sanggup untuk melepaskannya setelah itu. Dan Dialah Yang Mahaperkasa, Mahabijaksana." (QS. Fatir 35: Ayat 2)

Surat az-Zumar ayat 38

Allah Subhanahu Wa Ta'ala befirman:

وَلَىِٕنْ سَاَلْتَهُمْ مَّنْ خَلَقَ السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضَ لَيَقُوْلُنَّ اللّٰهُ ۗ قُلْ اَفَرَءَيْتُمْ مَّا تَدْعُوْنَ مِنْ دُوْنِ اللّٰهِ اِنْ اَرَادَنِيَ اللّٰهُ بِضُرٍّ هَلْ هُنَّ كٰشِفٰتُ ضُرِّهٖٓ اَوْ اَرَادَنِيْ بِرَحْمَةٍ هَلْ هُنَّ مُمْسِكٰتُ رَحْمَتِهٖۗ قُلْ حَسْبِيَ اللّٰهُ ۗعَلَيْهِ يَتَوَكَّلُ الْمُتَوَكِّلُوْنَ 

"Dan sungguh, jika engkau tanyakan kepada mereka, "Siapakah yang menciptakan langit dan bumi?" Niscaya mereka menjawab, "Allah." Katakanlah, "Kalau begitu tahukah kamu tentang apa yang kamu sembah selain Allah, jika Allah hendak mendatangkan bencana kepadaku, apakah mereka mampu menghilangkan bencana itu, atau jika Allah hendak memberi rahmat kepadaku, apakah mereka dapat mencegah rahmat-Nya?" Katakanlah, "Cukuplah Allah bagiku. Kepada-Nyalah orang-orang yang bertawakal berserah diri." (QS. Az-Zumar 39: Ayat 38)

Post a Comment for "Keutamaan Surat at-Taubah dan Cara Mengamalkannya"